Rusunawa Di Alihkan Ke Bontang

Rusunawa Di Alihkan Ke Bontang

SAMARINDA -Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Jalan Wanyi, Bengkuring Raya, Kecamatan Samarinda Utara, sudah rampung. Rusunawa enam lantai dengan masing-masing kamar tipe 36 itu merupakan penunjang relokasi warga bantaran Sungai Karang Mumus (SKM).Di atas lahan tiga hektare yang disediakan Pemkot Samarinda, sedianya ada tambahan dua rusunawa. Namun, persiapan belum lengkap, sehingga kedua rusunawa itu dialihkan ke Bontang lantaran lebih siap. “Kami terkendala anggaran,” kata Dadang Airlangga, kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, kemarin.Dia menjelaskan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) mengharuskan Pemkot Samarinda, dalam hal ini Disperkim, untuk mematangkan lahan dan pengamanan tebing. Sebab, di bagian belakang lokasi proyek masih berbentuk tebing.Dia berharap, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Samarinda Zairin Zain mengambil langkah strategis untuk mendukung anggaran kegiatan tersebut pada APBD-P mendatang. Jadi, dana APBN bisa dialokasikan untuk pembangunan dua rusunawa pada 2019 mendatang. “Pihak kementerian meminta ada penurapan terhadap tebing tersebut agar bangunan tidak terancam longsor,” ungkap dia.Menurut Dadang, estimasi anggaran untuk memenuhi syarat dari Kemen-PUPR sekira Rp 3 miliar. “Kalau teralokasikan, bisa jalan semua. Ini sudah masuk program prioritas,” jelasnya.Karena keterbatasan anggaran, lanjut dia, tahun ini pihaknya hanya mendapatkan satu rusunawa. Disperkim pun kebagian jatah pengawasan teknis, dampak sosial, pematangan lahan, dan menyiapkan izin mendirikan bangunan (IMB).“Setelah rampung, kami tinggal menerima kunci. Anggaran pembangunannya langsung dari APBN,” beber dia.Dia memastikan, rusunawa tersebut dalam proses pemeliharaan. Jadi, belum bisa dilakukan finalisasi bangunan. “Yang jelas, kalau semua persyaratan terpenuhi, kami akan mendapat dua unit lagi dari kementerian,” bebernya.

Related Posts

Tinggalkan Komentar